Area Simulasi :
- Motorik halus
- Fokus dan konsentrasi
- Kognitif (klasifikasi bentuk dan ukuran)
- Sensori (raba tekstur, cium aroma)
- Meningkatkan kesadaran fonemik
Alat dan Bahan :
- 10 lembar daun kering (berbagai bentuk dan ukuran)
- 1 pensil (untuk melubangi daun)
- 1 gulung tali rafia atau benang kasur (panjang ± 60 cm, cukup lentur dan mudah dimasukkan ke lubang daun)
Cara Menyiapkan Permainan :

Ajak anak berjalan-jalan santai di sekitar rumah atau taman untuk mengamati pohon.

Arahkan anak melihat bagian-bagian pohon:
- Batang: “Lihat batang pohonnya kuat, ya! Batang ini yang menopang pohon supaya bisa berdiri tegak.”
- Akar: “Akar pohon biasanya ada di bawah tanah, lho. Dia minum air dari tanah untuk disalurkan ke seluruh pohon.”
- Cabang dan ranting: “Ranting itu seperti tangan pohon yang memegang daun dan buah.”
- Bunga dan buah (jika ada): “Kalau pohonnya sedang berbunga atau berbuah, itu tandanya pohonnya sehat!”
- Daun: “Nah, ini daun-daunnya. Cantik, ya? Ada yang besar, ada yang kecil, warnanya juga beda-beda.”

Katakan “Semua bagian pohon itu penting! Tapi hari ini, kita akan berkreasi pakai daun, yuk cari daun yang jatuh di tanah.” Ajak anak memungut 10 daun kering yang jatuh di tanah, biarkan mereka memilih sendiri yang menurutnya paling menarik. Bantu arahkan memilih daun berbeda ukuran

Setelah terkumpul, lanjutkan dengan membuat kalung daun sesuai petunjuk bermain.
Level 1 (2-3 th)
| Manfaat Utama : | Mengenal tekstur dan warna alami, melatih gerakan jari saat memasukkan daun ke tali, serta belajar menghargai hasil karya. |
| Indikator yang diharapkan : | Anak dapat memasukkan daun ke dalam tali dengan bantuan dan mengenali tekstur daun. |
| Durasi Bermain : | 15–20 menit per sesi |
Cara Bermain :

Ajak anak memilih 5–6 daun kering yang disukai.

Orang tua bantu melubangi daun dengan pensil perlahan-lahan.

Anak diminta memasukkan daun ke dalam tali satu per satu dengan dibimbing.

Setelah semua daun terpasang, bantu ikatkan tali menjadi kalung. Ajak anak memakai hasil karyanya dan beri pujian: “Wah, kalung daun buatanmu cantik sekali!”
Level 2 (4-5 th)
| Manfaat Utama : | Mengasah keterampilan melubangi dan meronce, mengenal konsep ukuran (besar–kecil), serta belajar mengurutkan. |
| Indikator yang diharapkan : | Anak dapat melubangi daun dengan alat sederhana, menyusun sesuai ukuran, dan menyelesaikan satu kalung secara mandiri. |
| Durasi Bermain : | 15–20 menit per sesi |
Cara Bermain :

Anak memilih 10 daun dari berbagai bentuk dan ukuran.

Anak mencoba melubangi daun sendiri menggunakan pensil (dengan bantuan bila perlu).

Minta anak memasukkan daun satu per satu ke dalam tali dengan urutan ukuran dari kecil ke besar.

Setelah semua daun terpasang, ajak anak mengikat tali menjadi kalung.

Tanyakan ke anak “Daun mana yang paling besar dan paling kecil? Bisa susun dari kecil ke besar ya?”
Level 3 (5-6 th)
| Manfaat Utama : | Melatih pengamatan lebih dalam, membuat kategori sendiri, menjelaskan alasan pilihan, dan menyusun berdasarkan konsep berpikir. |
| Indikator yang diharapkan : | Anak mampu melubangi, menyusun berdasarkan kategori yang ia tentukan sendiri, dan menjelaskan alasan urutan daun dalam kalung. |
| Durasi Bermain : | 15–20 menit per sesi |
Cara Bermain :

Anak memilih 10 daun yang berbeda bentuk, warna, dan ukuran.

Anak melubangi daun sendiri dengan pensil secara mandiri.

Tantang anak menyusun daun sesuai kategori yang mereka buat sendiri:
- Berdasarkan warna
- Berdasarkan jenis ujung daun
- Berdasarkan tekstur

Setelah selesai, anak diminta menjelaskan urutan susunannya.“Kenapa daun ini kamu taruh di depan? Kenapa yang ini di tengah?”
Aktivitas ini bisa diulang setiap beberapa hari untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan anak secara menyenangkan.


